ISTILAH ISTILAH DALAM ANTROPOLOGI
Tugas ke dua dalam matkul ANTROPOLOGI
Semoga membantu
Berikut Istilah-istilah dalam Ilmu Antropologi beserta artinya:
- Agraris. Hal yang berkaitan dengan pembudidayaan tanah atau kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pertanian
- Akulturasi. Penyerapan kebudayaan asing tanpa menghilangkan kebudayaan lama yang menyerapnya.
- Antropologi. Ilmu yang mempelajari manusia dengan hasil kebudayaan.
- Antropologi budaya. Bagian dari antropologi yang mengkaji aneka kebudayaan manusia di muka bumi. Antropologi fisik. Cabang antropologi yang khusus mempelajari manusia dari sudut jasmani (fisik).
- Antropologi linguistik. Cabang antropologi budaya yang mempelajari bahasa-bahasa berbagai suku bangsa di dunia
- Antropometri. Ilmu yang mempelajari tentang teknik pengukuran tubuh manusia.
- Arkeologi. Ilmu yang mempelajari kebudayaan sebelum manusia mengenal tulisan, termasuk perkembangan dan penyebaran kebudayaan.
- Asimilasi. Proses bertemunya dua atau lebih kebudayaan yang saling berinteraksi, kemudian masing- masing kebudayaan melebur dan membentuk kebudayaan baru.
- Cultural activities. Kegiatan kebudayaan yang dimiliki/dilakukan oleh masyarakat setempat.
- Cultural log. Ketimpangan budaya.
- Custom. Tata kelakuan yang kekal, serta kuatnya kesatuan/integrasi dengan pola perilaku masyarakat dapat meningkat menjadi adat istiadat.
- Deduktif. Penjalasan dari sifat-sifat umum kemudian ditarik kesimpulan yang bersifat khusus.
- Demonstration effect. Pola hidup yang menampakkan penampilan yang tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya demi memperoleh gengsi.
- Dialek. Variasi bahasa yang berbeda-beda menurut pemakaiannya.
- Diffusi. Penyebaran atau pembesaran sesuatu (kebudayaan, teknologi, atau ide dari pihak yang satu ke pihak yang lain.
- Dinamis. Bersifat aktif bergerak dan berubah.
- Dinamisme. Kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuaran yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan hidup.
- Disintegrasi. Pecahnya persatuan dan kesatuan dalam masyarakat/kelompok atau negara. Disorganisasi. Keretakan sistem masyarakat karena unsur-unsur di dalamnya yang tidak berfungsi lagi.
- Empati. Proses psikologis melalui perasaan yang begitu mendalam oleh seseorang terhadap orang lain, sehingga orang yang berempati seolah-olah dapat merasakan apa yang orang lain rasakan.
- Empiris. Sifat suatu ilmu yang mendasarkan diri pada observasi dan akal sehat, yang hasilnya tidak bersifat spekulatif, tetapi pada kenyataan di lapangan.
- Enkulturasi. Pembudayaan.
- Etnografi. Gambaran kehidupan dan kebudayaan yang mengenai suku bangsa tertentu
- Etnologi. Cabang antropologi budaya yang mempelajari bangsa-bangsa di dunia, meliputi pola tingkah laku, adat istiadat, agama, dan sebagainya
- Etnosentrisme. Sikap atau pandangan yang berpangkal pada masyarakat dan kebudayaan sendiri, biasanya disertai dengan sikap dan pandangan yang merendahkan masyarakat dan kebudayaan lain.
- Hipotesis. Kesimpulan sementara yang kebenarannya harus dibuktikan terlebih dahulu. Ilmiah. Memenuhi syarat ilmu pengetahuan.
- Informan. Orang yang memberi informasi atau orang yang menjadi sumber data dalam penelitian.
- Inovasi. Cara adaptasi di mana perilaku seseorang mengikuti tujuan yang ditentukan oleh masyarakat.
- Institusionalisasi. Proses pelembagaan nilai-nilai dalam masyarakat.
- Integrasi. Pemhauran hingga menjadi kesatuan yang bulat dan utuh.
- Komunikasi. Hubungan antara manusia melalui bahasa verbal maupun nonverbal.
- Kumulatif. Pembentukan teori baru berdasarkan pada teori yang sudah ada sebelumnya.
- Like interest. Kepentingan-kepentingan yang serupa/sama yang ada dalam masyarakat.
- Linguistik. Ilmu tentang bahasa, telaah bahasa secara ilmiah.
- Masyarakat. Kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem, adat istiadat tertentu.
- Matrilineal. Sistem kemasyarakatan berdasarkan garis keturunan ibu.
- Metode. Cara kerja untuk dapat memahami objek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan.
- Metode kualitatif. Metode penelitian yang berupa deskripsi hasil penelitian berdasarkan penilaian-penilaian terhadap data yang diperoleh.
- Metode kuantitatif. Metode penelitian dengan analisis data yang berupa angkaangka atau gejala-gejala yang diukur melalui uji statistik.
- Mite. Cerita suatu bangsa tentang dewa dan pahlawan zaman dahulu, mengandung penafsiran tentang asal-usul semesta alam dan manusia, mengandung arti mendalam yang diungkap dengan cara gaib.
- Mistik. Hal gaib yang tidak terjangkau dengan akal manusia biasa.
- Mode/fashion. Perhuatan meniru sesuatu yang dianggap terbaru untuk menjadi gaya hidup.
- Nonetis. Tidak mempersoalkan baik atau buruk dari suatu fakta, tetapi hanya menjelaskan fakta tersebut.
- Norma. Aturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok dalam masyarakat yang digunakan sebagai panduan, tatanan, dan pengendali tingkah laku yang sesuai.
- Objektivitas. Sikap tidak terpengaruh oleh pendapat dan pertimbangan prihadi atuU golongan tertentu.
- Observasi partisipan. Penelitian yang menggunakan cara pengamatan terlihat dengan objek kajiannya.
- Patrilineal. Sistem kemasyarakatan berdasarkan garis keturunan dari ayah.
- Ritual. Sesuatu hal yang berkaitan dengan upacara keagamaan. Somatologi. Cabang antropologi yang mempelajari terjadinya beragam manusia dari segi ciri-ciri fisiknya.
- Sosialisasi represif. Penanaman nilai dan norma pada tahap pertama dan utama yang dijalani oleh seorang anak.
- Sosialisasi sekunder. Proses penanaman nilai dan norma pada tahap berikutnya yang
memperkenalkan pada anak hal-hal di luar dari lingkungan keluarganya. - Segregasi. Upaya untuk saling memisahkan diri dan saling menghindar di antara pihak-pihak yang bertentangan dalam rangka mengurangi ketegangan.
- Sinkretisme. Paham (aliran) baru, yaitu perpaduan dari beberapa paham (aliran) yang berbeda untuk mencari keserasian dan keseimbangan.
- Sosialisasi. Proses mengakomodasikan kebudayaan kepada warga masyarakat yang baru.
- Simpati. Proses psikologis melalui perasaan dari seseorang yang merasa tertarik dengan orang atau kelompok lain.
- Stupor. Kondisi seperti orang idiot/dungu, diam, dan tidak bereaksi. Biasanya akibat pengaruh narkoba.
- Sugesti. Penerimaan pengaruh dan rangsangan dari orang lain tanpa berpikir lagi secara rasional.
- Syaman. Dukun, tukang sihir. Teoretis. Hasil observasi yang disusun secara logis dan bertujuan menjelaskan hubungan sebab-akibat.
- Toleransi. Sikap saling menghargai dan menghormati pendirian masing-masing pihak.
- Totem. Benda atau binatang yang dianggap suci dan dipuja.
- Tradisional. Sikap dan cara berpikir serta bertindak yang selalu berpegang teguh pada norma dan adat kebiasaan yang ada secara turun-temurun.
- Trait complexes. Alat-alat yang rnelengkapi kegiatan kebudayaan.
- Trance. Peristiwa kerasukan roh ketika melakukan tarian adat upacara keagamaan.
- Universal culture. Kebudayaan semesta yang dapat diterima di mana-mana.
- Urbanisasi. Proses yang terjadi apabila sejumlah besar orang meninggalkan daerah-daerah pertanian pedesaan berpindah dan mendirikan tempat-tempat tinggal ke wilayah-wilayah, perkotaan dalam suatu negara.
Tks .. terus berbagi !
BalasHapus