ETIKA DAN PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN SUMBER DAYA MANUSIA

 Ada 3 hal pokok yang mampu menguatkan Etika dan pengembangan diri meliputi 

1.Komunikasi

2.Etika

3.Kepribadian


Komunikasi adalah proses penyampaian informasi dan gagasan yang dilakukan seorang komunikator dalam bentuk stimulus dengan tujuan membentuk perilaku komuniken

Komunikasi juga harus dilandasi proses agar tidak membuat bingung atau bisa disebut miskomunikasi.

Komunikator adalah pihak yang disandang (saat proses komunikasi) pada seseorang bertindak sebagai pengirim pesan kepada komunikan.

Pesan adalah isi dari sebuah proses komukasi.

Media adalah wadah atau alat yang digunakan oleh pihak komunikator untuk membawa isi pesan.

Komunikan adalah pihak yang disandang (saat proses komunikasi) sebagai tujuan yang akan menerima pesan dari isi komukasi.

Efek adalah dampak dan respon dari pihak komuniken (penerima) isi komunikasi.


Pentingnya Peran Komunikator Dalam Proses Komunikasi

Rangkaian proses komunikasi ini baru dianggap berhasil (tidak ada miskomunikasi), apabila pihak komunikator melihat efek (reaksi) yang sesuai dengan apa yang dia inginkan dari proses komunikasi ini.

tetapi jika efek dan reaksi yang muncul dari komunike ternyata tidak sesuai seperti ekpetasi dari komunikator, maka kegagalan (miskomunikasi) ini harus ditelaah; dimana kegagalan proses ini terjadi, bisa saja ada pada pihak :

komunikator yang gagal memberi konten yang jelas, atau mungkin media pembawa pesan yang salah, atau efek dan dampak yang terjadi tidak jelas karena isi pesan tidak dimengerti oleh komuniken.

Komunikator juga harus memahami landasan filosofi sebuah komunikasi.agar dapat membentuk hubungan dan menjaga hubungan,membangun citra diri,menyampaikan pesan dan informasi.


Tujuan utama sebuah komunikasi yang efektif adalah :

Informing adalah semacam bentuk proses komunikasi dengan landasan "promosi" untuk menyatakan sebuah pesan sehingga pihak penerima pesan menjadi tertarik 

Persuading adalah proses komunikasi dengan tujuan mempengaruhi dan meyakinkan orang lain

Collaborating adalah sebuah proses yang dilakukan secara berkelompok atau bersama-sama untuk mencapai tuuan tertentu, dimana didalam "Collaborating" tersebut terjadi proses komunikasi.

Etika lahir dari bahasa Yunani yang berarti suatu kebiasaan yg tampak atau terlihat.Etika juga bisa dikatakan adalah aturan,norma,kaidah atau tata cara yang digunakan sebagai pedoman.


Etiket 

Lahir dari bahasan Perancis "Ettiquete" yang berarti "sopan santun".

Etiket secara umum menurut Kamus Besar Bahasa Indoensesi berarti sebuah sikap dalam sebuah tata cara adat dalam rangka menjaga hubungan baik dengan sesama manusia dan lingkungannya.


Perbedaan dari Etika dan Etiket lebih kepada bagaimana seseorang melakukan hal tersebut, dimana norma Etiket muncul ketika seseorang berada dalam sebuah lingkungan yang mengahruskan adanya etiket (contoh : etiket saat memasuki lingkungan keagaman, etiket saat seorang prajurit memberi salam hormat kepada komandaningkungannya, dll).

sedangkan norma Etika adalah kepribadian seseorang dalam memahami diri sendiri dan menempatkannya pada kebiasaan yang ada pada lingkungannya (contoh saat seorang pria selalu mendahulukan wanita saat akan menaiki kendaraan umum, saat seseorang yang lebih muda selalu berjalan dibelakang dari yang usia lebih tua, dll).

Kepribadian secara umum merupakan tingkah laku yg terdiri dari ekspresi perasaan kekuatan atau dorongan yang melekat pada seseorang saat berhubungan dengan orang lain pada situasi tertentu.


Kepribadian "Personality" adalah gambaran dari individu seseorang yang terbagi dalam 2 jenis, yaitu:

           1. Kepribadian Introver

           2. Kepribadian Ekstrover


Introver atau sering disebut Introvert yaitu kepribadian yang lebih banyak menghabiskan energinya untuk merenung dan memikirkan sesuatu sebelum individu tersebut mengungkapkan sesuatu gagasan dan ide.

Kondisi ini sering disalah artikan sebagai sikap "pemalu" dan "penyendiri" oleh mereka yang tidak memahaminya, dan dianggap tidak memiliki keberanian dan kepercayaan tinggi.


Ektrover atau sering disebut Ektrovert yaitu kepribadian yang berbanding terbalik dengan introvert, dimana individu ini lebih banyak menghabiskan energinya secara terbuka dan aktip dalam lingkungan sosial.







Komentar