Analisis Visual Perspektif Antropologi

 Blog WAJIB UAS

Nama: DESI PUSPA JUWITA

NIM : 213300040045

FH MPU TANTULAR

 

Antropologi visual yakni suatu sub-bagian dari disiplin antropologi yang
dalam penggunaannya menitikberatkan perhatian pada sistem visual dan budaya
visual sebagai salah satu aplikasi lapangan penelitian antropologi. Morphy dan
Banks (1999) menerangkan bahwa sebenarnya terdapat dua fokus perhatian dari
antropologi visual, diantaranya: pertama, visual antropologi menyangkut
penggunaan materi visual dalam penelitian antropologi, kedua, visual antropologi
merupakan studi mengenai sistem visual dan budaya yang terlihat (kasat mata)
serta memproduksi dan menggunakan hasil dari visual antropologi.

Aplikasi dari visual antropologi sendiri yaitu merekam realita atau
fenomena yang terlihat di mana realitas tadi memiliki data visual. 

“Sebagai metode, ilmu antropologi visual, pertama adalah merupakan suatu titik
pandang, suatu penginat bahwa banyak sekali hal yang dapat diamati, dipelajari
dari suatu budaya, dan dapat direkam secara efektif dan dengan penuh
pemahaman melalui film, fotografi atau dengan gambar.”

Contoh  

Dilihat dari gambar tersebut menunjukkan bahwa pendidikan di daerah pedalaman masih kurang fasilitas dari pemerintah.Menyebabkan budaya belajar yang kurang karena dilihat murid tidak terlalu banyak.Masih banyak yang harus dikerjakan pemerintah untuk bisa membangun fasilitas sekolah yang layak untuk anak bangsa ini.Saat pemerintah memfasilitasi untuk pendidikan pasti akan membuat dunia pendidikan lebih maju lagi.Anak-anak akan termotifasi juga untuk berangkat sekolah dan akan memenuhi kelas.Tidak lupa juga memberikan gaji yang pantas untuk guru,karena tanpa guru dunia pendidikan tidak akan pernah maju walaupun fasilitas sudah mumpuni.


Budaya  menggampangkan keselamatan hidup masih banyak terlihat seperti gambar tersebut diatas.Dilihat dari segi keselamatan kurang AMAN dan NYAMAN.Begitu banyak yang harus diangkut dengan mobil tapi hanya diangkut dengan motor.Banyak kemungkinan jika hanya diangkut dengan motor,Mungkin hanya mempunyai fasilitas motor saja cuma bagaimanapun harus diberi pengertian bahwa membawa barang sebanyak itu sangat berbahaya untuk keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.Terhalangnya pandangan pemotor lain dan kelebihan muatan pada diri sendiri/Bapak itu.


Masih banyak Pemotor yang suka melanggar aturan lalu lintas.Demi mempercepat waktu mereka rela menukar keselamatan dengan cara memutar balik sembarangan.Sangat berbahaya jika arah lawan dengan kecepatan tinggi,pasti akan menyebabkan kecelakaan lalu lintas.Sepertinya sulit sekali untuk menertibkan para pemotor karena sudah mendarah daging untuk mengambil resiko dalam berkendara.Semoga nantinya para pemotor sadar bahwa hal tersebut sangat merugikan banyak pihak jika terjadi kecelakaan.


Terjadi di Ibukota jika suasana pagi hari macet dan penuh kendaraan,Bus Kota pun melaju di jalur busway yang bukan jalurnya.Dan memotong keluar jalur busway membuat jalanan Ibukota semakin macet tak terkendali.Mungkin karena mengejar setoran jadi membuat para supir bus kota melanggar aturan-aturan yang sudah dibuat.Seandainya semua tertib mungkin akan lebih baik.Bagaimanapun tetap akan macet karena banyak nya orang beraktifitas di Ibukota.Hanya bisa bersabar agar semua dapat berjalan dengan baik.Karena menerobos busway dan memotong jalur keluar akan menambah macet keramaian Ibukota.



Pendidikan tidak harus melulu soal pelajaran di sekolah.Tetapi pendidikan tentang menyeberang jalan melalui zebracross harusnya lebih diterapkan untuk kalangan pelajar.Karena banyak pelajar yang menyeberang bukan di atas zebra cross.Sangat bebahaya sekali jika asal menyebrang di jalanan.Mungkin anak2 lebih merasa aman jika menyebrang asal dijalanan tetapi berbarengan serasa konvoi.Tetapi itu sangat salah dan fatal.Mulai dari orang tua bisa memberikan pengertian tersebut.Agar tidak menjadi kebiasaaan saat sudah dewasa nanti.

Komentar

  1. Tks.. Bermanfaat sekali ! mencoba menganalisis dengan visual masalah di lingkungan yang sering terjadi di sekitar kita .

    BalasHapus

Posting Komentar